Puisi ini kutemukan,klo gak salah di salah satu buku mengenai ibu dan anak,, Puisi ini sangat manis sehingga aku tdk bisa membiarkan begitu saja,lgsg saja aku tulis di buku diaryku sbg inspirasiku..its been too long karena puisi ini aku temukan pada tahun 2005,sesudah anak pertamaku lahir yang aku harap besar nanti anakku "yo" bisa membaca tulisan puisi,betapa aku dulu sangat bahagia mempunyainya...begini isinya:
Sayang, tahukah Engkau?
Memilikimu,merasakan kehadiranmu dalam diriku
Adalah suatu kemustahilan yang terwujud indah
Subhanallah!!Allahu Akbar!Betapa Allah mencintai kita,bukan?
Sayang, tahukah Engkau?
Merengkuhmu dalam dekapanku
Adalah kenikmatan yang belum pernah kukecap
Kunikmati setiap gerakanmu
Termasuk lezat air senimu
Dan harum kotoranmu
Sayang, tahukah Engkau?
Mata serta semua bagian wajahmu
Adalah hadiah terbesar oleh Allah SWT untukku
Tak pernah bosannya aku memandangmu
Tawa riangmu, Tangisanmu serta mimik mukamu yang terkadang aku tidak mengerti maksudmu
Sayang, tahukah Engkau?
Kelak besar nanti dunia mungkin tak lag indah dalam pandanganmu
Namun akan tetap indah bila kau memakai kacamata iman
Jangan pernah biarkan hutan lebat terbakar lagi
Jangan pernah biarkan banjir besar merendam lagi
Jangan pernah biarkan lautan tercemar lagi
Jangan pernah biarkan Jagad raya sunyi dari takbir memuji Illahi Rabbi
Sayang, tahukah Engkau?
Allah SWT membekali kita nikmat Iman dan akal
Gunakanlah iman sebagai dari semua perilaku
Bila iman terpatri dengan baik dalam jiwamu
Insya Allah, Lautan kehidupan ini hanyalah setetes air yang perlu kau pahami
Sayang, tahukah Engkau?
Kau akan sanggup memindahkan gunung
Dengan akalmu tapi tidak dengan nafsumu
Kau akan sanggup menguras isi lautan
Tapi tidak dengan nafsumu
Kau akan sanggup mengarungi semesta raya
Tapi tidak dengan nafsumu
Sayang, tahukah Engkau?
Hanya iman yang mampu menaklukkan nafsumu
Raihlah dengan iman keridhaan Illahi Rabbi
No comments:
Post a Comment